Subscribe Us

Header Ads

Tutorial Belajar Java Part 25: Jenis-jenis Operator Perbandingan / Relasional Bahasa Java oleh - seputarswift.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarswift.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Belajar Java Part 25: Jenis-jenis Operator Perbandingan / Relasional Bahasa Java oleh - seputarswift.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Menyambung tutorial tentang operator di bahasa pemrograman Java, kali ini kita akan membahas Jenis-jenis Operator Perbandingan / Relasional.


Operator Perbandingan / Relasional Bahasa Java

Operator perbandingan dipakai untuk membandingkan 2 buah nilai, apakah nilai tersebut sama besar, lebih kecil, lebih besar, dll. Hasil dari operator perbandingan ini adalah boolean True atau False.

Tabel berikut merangkum hasil dari operator perbandingan dalam bahasa Java:

Operator Penjelasan Contoh Hasil
== Sama dengan 5 == 5 true
!= Tidak sama dengan 5 != 5 false
> Lebih besar 5 > 6 false
< Lebih kecil 5 < 6 true
>= Lebih besar atau sama dengan 5 >= 3 true
<= Lebih kecil atau sama dengan 5 <= 5 true

Operator perbandingan ini biasa dipakai dalam proses pengambilan keputusan atau percabangan kode program. Sebagai contoh, jika angka pertama lebih besar dari kedua, maka jalankan perintah ini. Atau jika string password = ‘123456’ maka berikan hak akses.

Operator perbandingan kadang disebut juga dengan operator relasional karena kita membandingkan hubungan (relasi) sebuah nilai dengan nilai lainnya.


Contoh Kode Program Operator Perbandingan Bahasa Java

Berikut contoh kode program untuk operasi perbandingan dalam bahasa pemrograman Java:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){               int a = 10;      int b = 5;      boolean hasil;            hasil = a == b;      System.out.println("Apakah a == b ? " + hasil );               hasil = a != b;      System.out.println("Apakah a != b ? " + hasil );               hasil = a > b;      System.out.println("Apakah a > b ? " + hasil );               hasil = a < b;      System.out.println("Apakah a < b ? " + hasil );               hasil = a >= b;      System.out.println("Apakah a >= b ? " + hasil );            hasil = a <= b;      System.out.println("Apakah a <= b ? " + hasil );             }  }

Hasil kode program:

Apakah a == b ? false  Apakah a != b ? true  Apakah a > b ? true  Apakah a < b ? false  Apakah a >= b ? true  Apakah a <= b ? false

Operasi perbandingan tidak hanya untuk tipe data angka saja, tapi juga bisa berbagai tipe data lain seperti char atau String. Berikut contohnya:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){          boolean hasil;         hasil = 'z' == 'Z';    System.out.println("Isi variabel hasil: " + hasil);         hasil = 'z' != 'Z';    System.out.println("Isi variabel hasil: " + hasil);        hasil = "Duniailkom" == "duniailkom";    System.out.println("Isi variabel hasil: " + hasil);      hasil = 'A' < 'B';    System.out.println("Isi variabel hasil: " + hasil);        }  }

Hasil kode program:

Isi variabel hasil: false  Isi variabel hasil: true  Isi variabel hasil: false  Isi variabel hasil: true

Jika yang dibandingkan berupa karakter, hasilnya dilihat dari urutan karakter ASCII. Dalam tabel ASCII, karakter ‘A’ memiliki nomor urut yang lebih rendah daripada ‘B’, sehingga ‘A’ < ‘B’ adalah true.

Dalam prakteknya, operasi perbandingan baru berguna dalam percabangan kode program seperti struktur IF:

import java.util.Scanner;    class BelajarJava {    public static void main(String args[]){        Scanner input = new Scanner(System.in);    int var1;         System.out.print("Input sembarang angka: ");    var1 = input.nextInt();        if (var1 % 2 != 0) {      System.out.print(var1 + " adalah angka ganjil");    }    else {      System.out.print(var1 + " adalah angka genap");    }        }  }  

Contoh kode Java untuk operator perbandingan
Kita memang belum membahas tentang struktur if, tapi konsepnya cukup sederhana. Di awal kode program saya meminta user untuk menginput sebuah angka. Angka ini kemudian disimpan ke dalam variabel var1 hasil dari perintah input.nextInt().

Pada baris 12, saya melakukan sebuah operasi perbandingan: if (var1 % 2 != 0)? Yakni apakah var1 tidak habis dibagi 2? Jika anda ragu dengan tanda %, itu adalah operator modulus yang pernah kita bahas dalam tutorial operator aritmatika.

Kondisi di atas hanya akan true jika var1 diisi dengan angka ganjil. Jika ini yang terjadi, jalankan perintah System.out.print(var1 + ” adalah angka ganjil”). Jika hasilnya false, jalankan System.out.print(var1 + ” adalah angka genap”). Inilah salah satu penerapan dari operasi perbandingan / relasi.


Dalam tutorial kali ini kita telah membahas pengertian dan cara penggunaan operator perbandingan dalam bahasa Java. Berikutnya akan membahas tetang Jenis-jenis Operator Logika dalam bahasa Java.

Itulah tadi informasi dari situs poker resmi mengenai Tutorial Belajar Java Part 25: Jenis-jenis Operator Perbandingan / Relasional Bahasa Java oleh - seputarswift.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarswift.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Post a comment

0 Comments